Minggu, 18 November 2012

uji [lah] KOMPETENSI [mu]

Pernahkan kita menyadarai dengan kesadaran sendiri bahwa  yang ada dalam diri kita, semuanya sudah disiapakan Tuhan. Tinggal bagaimana membangun dan menguasainya. Coba sekarang ujilah kompetensimu  dengan kegiatan-kegiatan yang nyata-nyata ada disekitar kita.
Carilah sebuah balon yang masih belum ada udaranya. Sekarang tiuplah balon itu dengan  mulut, keerahkan sekuat tenaga sehingga menjadi  balon yang besar. Tiuplah terus sampai besar, bila meledak ulangi lagi cari balon yang baru.  Sekarang pikir dulu, rencanakan bagaiman balon itu dapat mengembang besar dan jangan sampai meledak. Dari permainan ini kita dapat belajar bahwa kita dapat mengerahkan semua potensi yang ada dalam diri kita untuk  melejitkan potensi kita sampai batas yang kita mau. Perencanaan mengembangkan kompetensi diri merupakan seberapa jauh kita dapat meniup balon sebesar-besarnya jangan sampai  pecah.
Setelah kita punya balon yang sudah mengembang (besarnya tentunya sesuai yang kita mampu), maka lakukanlah menerbangkan balon keatas dengan menghentakan kedua tangan, jangan samapai jatuh ke tanah. Pertahankan dengan tangan kanan dan kiri. Terus lakukan sampai sekuat tenaga, berapa menit anda mampu menjaganya sampai tidak jatuh kebawah. Apa makna yang ada ? Kita seharusnya dapat menjaga kompetensi  diri dengan menjaga kwalitas  jangan sampai kita terpuruk ke bawah. Yaitu dengan senantiasa belajar dan belajar untuk lebih dari yang lainnya. Berani tampil beda untuk menjadi trendseter dan unggul.
Sekarang ambilah balon itu pegang ditangan, carilah teman sebanyak banyaknya untuk dapat bekerja sama dalam satu tim / grup. Kita akan main train balon.  Berbarislah, kemudian balon diletakan di dada. Sekarang berjalanlah menuju suatu tempat. Apa yang terjadi ? Coba sekarang musyawarahkan dulu, tujuan yang hendak dicapai mana, bagaimana strateginya, siapa yang menjadi leadernya. Laksanakan !  Seharusnya kita dapat belajar bahwa dalam  suatu kompetensi mencapai goal kita, harus direncanakan, di targetkan dan diatur caranya.
Ambil balon lagi, bila sudah tidak punya tiup lagi. Sekarang ikatlah balon itu di kaki masing-masing denga kuat sehingga bila kita bergerak tidak akan lepas. Aturannya. Setiap orang harus dapat mempertahankan balon yang ada pada dirinya (balon narapidana) , supaya tidak pecah (dipecahkam  orang lain). Tapi disamping punya tugas untuk mempertahankan, juga punya tugas untuk meledakan balon temenya.  Siap mulai... Tentu banyak pelajaran yang dapat diambil.  Tiap  orang akan melakukan berbagai cara supaya kompetensi dapat mendukung apa yang diharapakan. Kita juga dapat melihat kelemahan kompetensi teman lain.
Masih banyak lagi permainan untuk melatih kebersamaan (tim) ,  misalnya dengan labirin kelereng, memasukan paku dalam botol, memindahkan bola pinpong dengan pelepah batang pisang, memindahkan air dengan belahan bambu, spider web, merayap . Gentong bocor, estafet air dengan baskom, patung liberti  dan masih banyak  lagi  untuk dapat meng UJI KOMPETENSI. Selamat mencoba.

1 komentar: