Kamis, 10 Desember 2015

Hasil gambar untuk mati gaya
MATI GAYA

Pentingnya perencanaan
Tanpa rancangan = sistuasi kegiatan akan ada badai hujan dan petir
Semi rancangan= situasi bersinar tapi berawan
Melalui rancangan = situasi  akan cerah dan bersinar
Gagal merencanakan = merencanakan kegagalan

Alokasi waktu
Kompetensi  inti tulis semua
Menyusun indicator dg rumus ABCD
A, udience  > peserta didik
B, ehaviour  > kemampuan yg dimiliki, diambilkan dari KKO  {taksonomi bloom)
                       Peserta didik mampu mengidentifikasi tajwid QS, Al kafirun  1-6
C, ondition  >   subtasnti materi yg kita berikan
                           Tajwid qs surat al kafirun
D, egre    >   dengan baik dan benar
Di 103. Tujuan di hapus. Karena hanya pengulangan d indicator
materi pembelajaran hanya mengambil yang pokok

Metode 103 tidak muncul , karena syntakyna akan muncul di media pembelajaran, di 5 M.
Langkah  pembelajaran,  103 rpp dapat digunakan di pertemuan yang lain
Media , bahan, sumber belajar ada di paling bawah, sepertikarya ilmiah sebgai referensi  kegiatan
Catatan =
Pada kegiatan pendahuluan menyampaikan kd dan tujuan
Materi ditampilkan pokok pokoknya/ sub temanya..
Model value

Diawal ditampikan, vusualisasi tentang yang akan dibahas

Jumat, 04 Desember 2015

BELAJAR DARI KUDA

Seekor kuda terperosok ke dalam sumur yang sudah kering. Karena sudah tidak mungkin menolong kuda tersebut, maka orang-orang di kampung memutuskan untuk menutup sumur itu. Mereka ingin mengubur kuda itu hidup-hidup supaya bangkainya tidak mengganggu dan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Merekapun bergotong royong mengangkut tanah dan memasukkannya ke dalam sumur. Lalu, apa yang terjadi? Setiap ada tanah yang mengena punggungnya, kuda itu selalu membuangnya ke bawah lalu memindahkan kakinya ke atas tanah tersebut. Semakin tinggi tanah menutupi sumur, maka semakin tinggi pula posisi kuda itu. Sehingga akhirnya ia bisa keluar dari sumur dengan selamat.
Pesan Moral Ke 1:
Begitulah gambaran kita dalam hidup ini. Ketika perjalanan hidup melemparkan beban dan masalah ke punggung kita, maka kesampingkanlah lalu berdirilah dengan kokoh di atasnya, maka suatu saat nanti semua itu akan menaikkan posisi kita ke puncak.
Pesan Moral Ke 2:
Ketika orang-orang meremehkanmu, menghinamu bahkan berusaha menjatuhkanmu... mencelakaimu... justru upaya itu berbalik memberi keberuntungan kepadamu yang terus berjuang, bertahan & pantang menyerah

Jumat, 27 November 2015

LANGKAH PERUBAHAN  !!!
5 nilai
a.       INTERGRITAS, antara ucapan dan tindakan adalah sama. Nilai nilai intergritas ke depan akan dituangkan di UN. Nilai nilai kejuujuran  perlu ditegakan, dalam kegiatan pendidikan
b.      PROFESIONALITAS, segala sesuatu yang berkenaan dengan pelayan public harus jelas, sehingga tidak ada komplain.  Dapat dilihat jelas dari tupoksi
c.       INOVATIF , kegiatan pendidikan selalu berubah sesuai tuntutan zaman. Kurikulum dapat berubah
d.      TANGGUNG JAWAB,  semua kegiatan menjadi tumpuan dan tanggung jawab.  Berbagai penyimpangan yang ada, akan menjadikan semua, mencari factor utama penyebab, entah itu disekolah, rumah atau masyarakat. Mari tanggung jawab yg berat harus dilaksanakan dengan ikhlas dan lapang dada, untuk dapat mencerdaskan kehidupab bangsa, sehingga terwujud akhlakul karimah
e.      KETELADANAN,  pertama yang dicontoh adalah bapak ibu guru, agama dapat terintegrasi masuk ke semua mata pelajaran. Semua jadi tumpuan dari yang lain.

ICT,
Mengapa ?  anak punya gaya. Learning style. Auditori, kinestetik dan visual. Iklim, hal ini dipengaruhi dinamika kurikulum,

PENYUSUNAN PENILAIAN
1.       SPIRITUAL = OBSERVASI, PENILAIAN DIRI, PENILAIAN ANTAR TEMAN, JURNAL, PENGOLAHAN
2.       SOSIAL= OBSERVASI, PENILAIAN DIRI, PENILAIAN ANTAR TEMAN, JURNAL, PENGOLAHAN
3.       PENGETAHUAN = TES, TUGAS, PENGOLAHAN
4.       KETRAMPILAN = PRAKTIK, PROJEK, PORTOFOLIO, PENGOLAHAN

METODE PEMBELAJARAN
Kelemahan =
metode ceramah, kongitif /pengetahuan saja, tidak sesuai mindseat, pengajar tidak melihat proses, seperti hakim /pengambil keputusan,  hanya melihat hasil belajar bukan proses, tidak memberikan reinforcement/penguatan utk pelurusan dari siswa,  tidak adanya pengayaan dalam proses pembelajaran apa kata buku ya itu. Terbatasnya media pembelajaran, memanjakan peserta didik, peserta didik dianggap gentong kososong,  lemahnya keteladanan,  rendahnya kreatifitas metode/teknik, tidak menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, terbatasnya kemampuan dlm it, evaluasi, dan penyususunan rpp.
Dampak=
Pasif kurang kreatif, tidak terarah, pengembangan kognitif, afektif dan psikomotorif terabaikan, lemahnya kemampuan peserta didik  dalam memehami lingkungan

PENDEKATAN, TSRATEGI, METODE DAN TEKNIK PEMBELAJARAN
a.       PENDEKATAN = teacer centered laearning dan student centered learning
b.      STRATEGI PEMBELAJARAN = indeirect teaching  (k1 dan k2)  dan  direct teaching (k3 dan k4)
c.       METODE PEMBELAJARAN = Discovery(menemukan dg terbimbing) /Inquri learning (menemukan sesuatu dengan sendiri), problem bassed learning misal wakaf, anak anak ke kua, makanan halal hara mis pemalsuan daging. Projek based learning yaitu membuat materi tertentu, misalnya anak membuat materi dg power point.
d.      TEKNIK PEMBELAJARAN = merupakan turunan dari metode. Contoh jigsaw, video comment, poster comment, role playing dll.

metode lebih penting dari materi
  Guru lebih penting dari metode

  Semangat guru lebih penting  dari guru itu sendiri

Sabtu, 25 Juli 2015

mungkin ada yang membutuhkan 
teka teki diawal tahun pelajaran, untuk siswa baru

1. nasi jelek : nasi goreng
2. nasi perang = nasi goreng
3. nasi pocong = lontong 
4. sayur campur = sayur asem
5. cacing goreng = mie goreng
6. cacing rebus = mie rebus
7. nasi belum mateng = beras
8. coklat rihana = coklat paying
9. Monyet2 gila = momogi
10. Triplek isi Pasir : Creaker
11. makanan bulan = keju/terang bulan
12. kacang ilmuwan = kacang pilus/kacang sukro/kacang atom
13. batu bata italy = tango
14. biskuit 3 rahasia mungkin maksudnya oreo (diputar, dijilat & dicelupin)
15. buah malam minggu = apel
16. makanan pelaut = bayam
17. bantal tepung terigu = roti bantal deh kayaknya
18. spongebob coklat lembek = Brownies
19. ikan harta karun = Ikan Mas
20. bakal ayam = telur
21. buah ketakutan = buah pear
22. buah washington kayaknya apel merah
23. Kentut Stela = qtela
24. Bantal Sobek isi nya Tanah liat = roti sobek isi coklat
25. Guling Sobek rasa darah = roti panjang isi stroberi
26. sayur cina=cap cay
27. buah mandarin=buah naga / jeruk mandarin
28. ikan masuk angin=ikan kembung
29. cokalt balok = chungky bar
30. telur udik cap rt/rw = telor asin, biasa kan ada cap2nya gitu
31. telephone hewan khas china = biskuit hello panda
32. tongkat badai cokelat = twister choco stick
33. buah teh macintosh = fruit tea apel
34. panggangan orang belanda cokelat = klapertart
35. pesisir melingkar keju = richeese / rings
36. transjakarta bertenaga macan = biskuat
37. cokelat lebih baik = better
38. cokelat peralatan kucing = kit kat
39. permen pria bertepuk = permen mentos
40. buah harajuku = buah j-rock = buah jeruk
41. tongkat keberuntungan : lucky stick
42. minuman ringan membangkitkan ulama=NU Green Tea
43. biskuit dengan texline”brr..brr..brr ” = oreo ungu
44. biskuit super=biskuat
45. bread essence = sari roti
46. Biskuit lebih baik = Better
47. Snack monyet petualang = Taro
48. Wafer coklat merk oli = TOP
49. Tongkat host happy song = coki-coki
50. Buah dad say yes (bahasa inggris) = PAPAYA
51. rumah iglo=nasi yang dibentuk kayak direstoran
52. telor mata kedip=telor mata sapi
53. sayur kuah 5 warna=sop (berkuah,isinya warna warni kayak wortel kentang dsb)
54. Dewi Sri Berjemur = nasi Goreng
55. Dodol Sapi = SOZZIS
56. 1+lada=Selada
57. T+Kekebalan = Timun
58. Bulan Sabit = Pisang
59. Binatang Dua Huruf Kriuk2 = Kerupuk Udang
60. Buah Upacara = apel
61. kerupuk union = Kerupuk Bawang
62. Stempel AIR = Cap Cay
63. pembalut anggrek (makanan) = antara roti orchid n metega merek orchid butter
64. keripik cinta = minori (bentuk kripiknya hati )
65. landak fruit = salak
66. Coklat pintar ya smarties
67. buah nyanyian kedamaian = pisang
68. makanan pelancong = snack Tourist
69. pisang1sisir=pisang ama sisir 1
70. snack anak ayam = chiki
71. Mahadewi hangus : nasi goreng atau nasi bakar
72. Batu banda belanda= Oncom.
73. permen penyelamat = permen karet
74. buah ciuman matahari : sunkis
75. sabit merah = semangka
76. Pesawat akhir alphabet = chiki Jet-Z
77. Nasi band = nasi bluben
78. buah raja mesir = pear
79. telur gunung berapi = telor balado
80. sayur butek = sayur lodeh
81. iPod hijau = apel hijau
82. coklat marshanda= cha cha
83. Chiki Bohong = Lays
84. roti tukul = roti sobek
85. sayur cap air = capcai
86. chiki mal Jakarta = Cheetos
87. buah malem minggu = apel
88. buah sedih = apel malang
89. snack bohong = lays
90. roti ngomong = breadtalk
91. buah cium matahari = jeruk Sunkist
92. biskuit 3 cara = oreo
93. permen sapi terbang = espresso
94. ikan berdiri = teri jengky
95. telor kotak = martabak
96. ratu perak = silverqueen
97. Spongebob goreng = roti goring
98. Kedelai semen = tempe
99. Telor kerajaan = eggkingdom
100. Ratu perak berjerawat = silverqueen mete
101. Chiki entut = Oops
102. Susu puncak= cimory
103. Coklat Rihana = coklat paying
104. Kue Dewa = wafer superman
105. permen bersama = fox
106. kentang diinjek = perkedel
107. kue gunung hijau = kue ape
108. coklat puncak = top
109. snek angin puyuh = twister
110. toge kol 2003 = bakwan
111. shiro rice = nasi putih
112. teriakan ampe puas= tempe
Nek tesih kirang niki kulo pados ke bloghttp://duniaandromedaku.blogspot.com/…/kamus-teka-teki-mos-…

Rabu, 01 April 2015

penghargaan bagi yang berprestasi

Solopos.com, KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengiming-imingi siswa yang akan mengikui ujian nasional (UN) pada Selasa-Kamis (7-9/4/2015). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan memberikan hadiah Rp10 juta apabila menjadi peringkat pertama UN secara nasional dan Rp5 juta di tingkat Provinsi Jawa Tengah.
“Semua sekolah, pemerintah, dan orang tua pasti menginginkan lulus 100 persen,” ungkap Bupati saat ditemui Solopos.com, seusai menggelar apel dengan siswa SMK Negeri 1 Karanganyar.
Tiga SMK negeri di Karanganyar, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar, dan SMK Negeri Jumantono akan melaksanakan try out Ujian Nasional (UN) berbasis komputer ataucomputer based test (CBT), Kamis (2/4/2015).
Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memutuskan tiga sekolah tersebut melakukan uji coba UN menggunakan CBT. UN berbasis komputer akan dilaksanakan pada Selasa-Kamis (7-9/4/2015). UN susulan menggunakan sistem CBT akan dilaksanakan pada Senin-Rabu (20-22/4/2015).
Sejumlah siswa mengaku siap melaksanakan UN menggunakan sistem CBT. Namun, mereka khawatir apabila terjadi persoalan teknis saat mengerjakan soal. “Siap enggak siap harus dilakukan. Kami sudah mendapat sosialisasi teknis. Nanti kami praktikkan dahulu. Kalau komputer mendadak mati kami diminta melapor kepada teknisi,” tutur siswa Kelas XII-5 Jurusan Marketing SMK Negeri 1 Karanganyar, Trias Setyarini, saat ditemuiSolopos.com, Rabu (1/4/2015).
Kepala SMK Negeri 1 Karanganyar, Tenang Pranata, menuturkan sudah menyiapkan siswa dan peralatan. Mereka juga telah menyosialisasikan UN menggunakan CBT pada Selasa (31/3). “Sudah siap 99 persen. Siswa bertanya hal teknis, seperti apabila aliran listrik padam, apabila jawaban salah dan ingin mengganti jawaban, dan lain-lain. Kami memberikan panduan teknis untuk dipelajari,” kata Tenang saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya.
SMK Negeri 1 Karanganyar memiliki lima teknisi komputer untuk menangani lebih dari 200 komputer pada lima laboratorium di lantai II SMK Negeri 1 Karanganyar. Peserta UN di SMK Negeri 1 Karanganyar sebanyak 459 orang dari total 1.462 siswa. Selain SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar juga akan menggelar try out pada Kamis. Mereka menyiapkan lima ruangan. Setiap ruang memiliki 36 komputer.
“Kami menunggu koneksi dengan server pusat. Persiapan lain sudah selesai. Sosialisasi kepada siswa sudah dilaksanakan, lima teknisi sudah siap, genset untuk antisipasi mati lampu juga ada,” tutur Kepala Laboratorium Komputer SMK Negeri 2 Karanganyar, Budi Sulistiyo, saat dihubungiSolopos.com, Rabu (1/4/2015).
Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Nur Hidayat, menuturkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar sudah berkoordinasi dengan PT PLN. Langkah itu mengantisipasi listrik padam selama UN menggunakan CBT. “Kami sudah mengirimkan surat kepada PLN agar tidak ada pemadaman saat UN. Kami juga koordinasi kesiapan sumber daya manusia dan perangkat keras maupun lunak,” jelas dia.
Nur memaparkan kesiapan perangkat keras dan lunak meliputi spesifikasi server, normalisasiline, dan koneksi Internet.

Senin, 30 Maret 2015

tujuh belas satu tujuh belas

17      1       17


oh ternyata sudah ganti tahun.. sudah lama tidak buka blog.
ayo semangat lagi. satu langkah tujuh tujuan tercapai.. atau satu tujuan dengan tujuh cara.
up
up
up
up
up
up
up

TOTAL ACTION

Minggu, 29 Maret 2015

nasihat adri wongso

Berita / Catatan Andrie Wongso 

Menggapai Puncak dengan Bobot, Bibit, Bebet

Senin, 30 Maret 2015
Dalam kehidupan, kita sejatinya tercipta dengan keunikan masing-masing. Bahkan, seorang kembar identik pun, pasti memiliki keunikan yang berbeda-beda satu sama lain. Dan, karena keunikan yangberbeda itulah, manusia pasti memiliki peran dalam kehidupan, sekecil apa pun itu. Layaknya puzzle, satu keping tak akan berarti tanpa keping lainnya. Seperti juga sebuah pertunjukan teater atau film, seorang artis tak akan jadi sesuatu tanpa sutradara, penulis naskah, penata panggung, penata suara, atau penata cahaya. Semua itu saling terkait, tergantung, dan tak bisa lepas satu sama lain.

Inilah keunikan kita sebagai manusia. Maka, sejatinya, apa yang selalu saya ungkap, “Success is my right!” (sukses adalah hak saya, hak Anda, dan hak semua orang yang menyadari, menginginkan, dan memperjuangkan sepenuh hati) adalah ungkapan bahwa sejatinya setiap orang punya potensi. Seseorang pasti memiliki bobot, bibit, dan bebet masing-masing.

Secara harfiah, bobot, bibit, bebet bisa diartikan sebagai nilai diri, asal mula, dan lingkungan kita. Ketiga unsur ini memang sebenarnya selalu terkait. Manusia terlahir dengan bobot sesuai dengan apa yang dimiliki, yakni keunikan tertentu yang sudah menyatu sejak dilahirkan. Kemudian, dari asal mulanya—sering diartikan keluarga tempatnya dilahirkan—ia mendapat bibit yang menjadi peletak dasar masa depannya. Sebab, pendidikan pertama dan utama memang berasal dari keluarga. Kemudian, dari unsur bebet, bisa diartikan bahwa seseorang akan menjadi seperti lingkungannya. Karena itu, jika ingin sukses, bergaul dan bertemanlah dengan orang yang memiliki pola sikap dan tindak-tanduk layaknya orang sukses.

Karena itu, dengan menyadari unsur bobot, bibit, bebet, kita seharusnya mampu menilai diri dengan mengedepankan nilai-nilai positif yang kita miliki. Dan, dengan keunikan tersebut, kita bisa berkarya, sesuai dengan nilai diri kita. Kesadaran akan potensi unik ini akan membuat kita lepas dari kungkungan pikiran negatif seperti suka membanding-bandingkan. Sebab, kita sadar sepenuhnya bahwa masing-masing memiliki “The ultimate gift” dari Sang Mahakuasa.

Ambil contoh: seorang pelukis. Dia tak akan bisa memaksa diri untuk jadi maestro tari atau ahli komputer. Begitu juga sebaliknya, seorang ahli komputer, tak bisa pula menghasilkan lukisan indah atau karya tari yang bernilai tinggi atau berharga selangit. Inilah kekuatan bobot, bibit, bebet. Yakni, dengan memaksimalkan potensi masing-masing, setiap orang akan mendapati dirinya memiliki kekuatan yang akan membawanya pada puncak-puncak kesuksesan yang berbeda-beda.

Namun, untuk menggapai puncak, seseorang dengan bobot, bibit, bebet tertentu pun tak bisa meraihnya tanpa tindakan nyata. Tanpa diasah, dilatih, digembleng, the ultimate gift-nya akan menjadi “mutiara” yang tenggelam dalam lumpur. Untuk itu, seseorang perlu mencari, menggali, menemukan, dan kemudian memaksimalkan potensi unik dalam dirinya agar benar-benar muncul dan menjadi kekuatan utama menuju kesuksesan.

Untuk menggembleng itulah, kita pasti akan menemui berbagai halangan, tantangan, dan rintangan. Seperti juga batu yang diasah jadi permata penuh keindahan, digosok, digerus, ditatah, dibenturkan, menjadi bagian dari upaya untuk memperindah permata tersebut. Karena itu, jika kita menemui berbagai ujian di tengah proses mencari bakat unik yang kita miliki, justru itulah “jamu pahit” yang akan menguatkan. Justru itulah kesempatan bagi kita untuk menjelma jadi “mutiara-mutiara indah” kehidupan.

Begitulah, bobot, bibit, bebet perlu digali dan ditemukan dalam berbagai peristiwa kehidupan. Agar semuanya menjadi matang dan mampu mengantar kita menuju kehidupan yang berkualitas. Perlu juga kita ingat, bahwa saat berada di puncak, tak selamanya puncak itu milik kita. Sebab, masih ada puncak-puncak lain di mana kita bisa terus berjuang untuk membuktikan eksistensi kita sebagai insan luar biasa.

Mari, kita terus berusaha, berjuang, berkarya. Maksimalkan bobot, bibit, bebet kita dengan terus bertindak dan belajar hingga akhir hayat. Hanya dengan itulah, kita akan menciptakan hidup yang benar-benar berarti dan mampu mengantar kita pada kebahagiaan sejati.

Salam sukses luar biasa!!!