Selasa, 31 Juli 2012

HARAPAN ADALAH MOTIVASI
Bulan romadhan  sebagai bulan penuh motivasi. Allah telah banyak menjanjikan kemulyaan. Diantaranya dibukanya pintu surga lebar lebar, diutupnya rapat-rapat pintu neraka. Akan adanya suatu hari yang nilainya  melebihi amalan seribu bulan. Bulan yang mengandung berkah pada sepuluh hari awal , kemudian diberi ampunan pada sepuluh hari kedua dan yang terakhir akan dibebaskan dari DOSA pada sepuluh hari yang terakhir. Meskipun banyak janji janji yang telah diberikan, tetepi kebanyakan manusia tidak menggapainya. Karena tidak punya motivasi.
Mengapa orang tidak punya motivasi ? Karena tidak punya arah yang pasti. Ada sebuah ilustasi . Dimana pada ada saudagar kaya disebuah kota yang akan menikahkan anak putrinya. Dia mengadakan sayembara siapa yang dapat,maka hadiahnya  : akan dinikahkan dengan anak putrinya, diberikannya semua deposito bank dan perhiasan emas kekayaannya  serta mewarisi  perkebunan pabriknya. Maka diundanglah semua orang kaya yang punya anak laki-laki dalam sebuah pesta. Dan dihidangkan makanan yang enak enak. Tak lupa juga disiapkan kolam yang berisi buaya serta ular serta binatang lainya. Baang siapa dapat menyebrangi kolam itu maka akan diberi hadiah sebagai pemenang sayembara. Itu. Tapi ditunggu lama dan lama tak seorangpun yang berani menyebranginya. Sampai kemudian pada suatu saat terdengan byur… seperti ada orang ang masuk kolam. Benar … ternyata ada seorang pemuda yang gagah berusaha naik dari kolam yang penuh dengan binatang berbahaya itu. Kemudian saudagar kaya itupun mengahampirinya dengan senang hati ada pemuda yang gagah berani. Wahai anak muda hadiah apa yang akan kau minta tanya saudagar itu ?
 Saya hanya ingin sebuah jawaban . Pemuda itupun menjawab : Siapa yang mendorong saya ke kelom itu tadi ???
Dalam hidup manusia kadang tidak tau apa yang ada dalam dirinya. Ada bebera tipe manusia.
1. Orang tidak punya tujuan
2. Orang punya tujuan TAPI tidak mau mengejarnya
3.Orang Punya tujuan DAN mengejarnya
4. Orang Punya tujuannya, mengejarnya dan memberitahukan pada orang lain
                  
HARAPAN MANUSIA ITU SAMA
Ketika bayi manusia lahir kedunia, maka semua orang tua menyambutnya dengan berbagai cara. Harapannya kelak menjadi orang yang baik berguna bagi bangsa negara dan agama.
Kegembiraan menyabut ada yang dengan, mengundang banyak orang tetangga kanan kiri dan memberi sedekah dengan sekotak makanan dan dipanjatkan doa doa robana hablana min azwajina wa duriyatina qurota a’yun waj’alna lil mutaqina imama. Tapi ada pula yang menyambutnya dengan mengundang orang selama 35 hari , tiap malam dengan makan dan main gaple sampai larut malam. Manakan yang kiranyna mengatarkan harapannya ?
KETIKA orang yang sudah meninggal, maka harapannya juga sama yaitu diampuni segala dosa-dosanya dan terima amal sholehnya! Tapi apakah semua itu sudah dilakukannya?
 Bebuat  kebaikan, BERAMAL JARIYAH dan selalu beramal sholeh, dengan harta yang telah titipkan padanya. Ingat 2.5 % nya. AMPUNAN pun diharapkan atas segala dosa khilaf yang pernah dilkukannya. Sudahkan taubat dilakukannya selalu beristigfar, dan mengimbangi pebuatan buruk dengan perbuatan yang  baik baik / AMAL SHOLEH

Selasa, 24 Juli 2012

penuh harapan

 
Berpikir positif, itulah kekuatan yang dapat menguatkan tubuh. Pikiran positif penuh berbagai harapan yang akan menyegarkan pikiran,membuat tubuh selalu dinamis untuk bergerak sesuai visi yang akan dicapai.Tidak hanya itu pikiran postif membuat  manusia mengerjakan apa yang disenanginya, baik sekedar pelepas eksistensi diri, atau untuk prestasi sebuah value secara ekonomi.
Bulan romadhan adalah bulan penuh pengharapan, dimana semua pintu surga dibuka lebar-lebar, pintu neraka ditutup kuat kuat  dan semua setan dibelenggu. Namun mengapa masih ada orang yang tidak mempunyai keberdayaan ketika harapan baik itu telah dijanjikan? Ya, ini tentunya dikalahkan dengan pikiran-pikiran yang tidak positif, ataupun tidak menguatkan diri dengan harapan harapan yang baik. Pada hal Nabi telah menjamikan mutu, dalam segala kehidupan kita bahwa, hari ini harus lebih baik dari hari kemarian, sedangkanesok harus lebih sangat baik dengan hari ini.
Puasa ramdahan telah dijelaskan dalam QS. Al baqarah 183 sampai 187. Dari inti ayat itu diakhiri dengan fi’il mudhari (present future). 183 la’alakum tatakun, 184 in kuntum ta’lamun, 185 la’alakum taskurun, 186 la’alakum yarsudun, 187 l’alakum yatakun. Berpuasa adalah berwawasan masa kini dan mendatang. Ketaqwaan itu : mengawali, menyertai, mengakhiri dan menindak lanjuti. Pada ayat 184 (la’ala) sebagai kata taraji’ atau harapan. Yaitu ramadhan merupakan harapan untuk perubahan, peningkatan kearah lebih baik dan bermakna.
Harapan:
1.    Jadi orang yang taqwa (la’alakum tatakun)  yaitu orang yang anti maksiat
2.    Jadi orang berilmu (la’alakum ta’lamun) yaitu menggali ketaqwaan dengan ilmu dan mengembangkannya. Ilmu dan taqwa  sebagi indentitas muslim.
3.    Jadi orang yang bersyukur (la’alakum taskurun). Bersyukur adalah nilai positif. Perasa lapar adalah hak tubuh, kegembiraan adalah saat berbuka dan bertemu Tuhan.
4.    Jadi orang yang mendapat petunjuk dalam kebenaran (la’alakum yarsudun ) yaitu mendekatkan diri pada Allah dengan jalan kebenaran dan kesungguhan berdo’a.
5.    Jadi orang yang selalu bertaqwa (la’alakum yattakun) yaitu tahu pantas dan batas. Tahu diri dapat mengendalikan hawa nafsu, Tahu batas yaitu tahu larangan dan tahu pantas adalah performance

Minggu, 22 Juli 2012

dua yang sering dilupakan

Dalam kesibukan hiruk pikuknya aktivitas, sering orang melupakan pada dua hal yaitu kesempatan dan kesehatan. Pada hal kehidupan ini dibatasi oleh waktu. Ketika baru lahir kermudian berkembang menjadi remaja, muda, dewasa kemudian tua dan semakin renta (tidak produktif) akhirnya  papa dan tiada. Itulah siklus hidup. Ada berapa hal yang mempengaruhinya.
Pertama adalah Kesempatan : tidak semua orang  mempunyainya, tapi banyak pula orang yang punya banyak kesempatan. Tinggal bagaimana kita menyikapi terhadap hal tersebuat. Bagi orang – orang yang sudah merasa hampir tua baru menyadarinya, telah menyiakan waktu. Dulu mengapa tak kulakukan itu. Hal ini kadang muncul dibenaknya setiap waktu luangnya. Lain halnya bagi anak-anak atau remaja yang dapat memahami dan berpikir terhadap kesempatan. Kesempatan tersebuat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Mereka itu ibarat matahari yang baru memancarkan sinarnya di pagi hari, hingga terbenamnya, karena waktu telah dilaluinya. Ibarat tanaman yang masih segar hijau, yang nanti akan tumbuh subur dan berbuah.
Kedua yaitu Kesehatan. Ketika orang masih muda, masih kuat fisiknya segala yang diingininya dilakoni. Sehingga tercapailah apa yang diminta. Kadang kesehatan diabaikannya, hanya untuk memperoleh harta. Tapi ketika sudah tua orang, mereka mengorbankan hartanya untuk memperoleh kesehatan. Manusia baru merasa ketika  umurnya sudah menuju tua atau setengah hidup sudah dijalani. Ada beberapa hal yang mempengaruhinya tinggal bagaimana mengaturnya. Yaitu memenejemen  pikiran positif dan mengatur makannya.
Pikiran yang baik-baik yang positif akan mempengaruhi kondisi tubuh. Pikiran yang ditanamkan akan memepengaruhi terhadap tindakan yang dilakunkan. Pikiran yang positif akan mempengaruhi rasa pada jiwa sehingga aura kebaikan akan menumbuhkan kekebalan terhadap halangan tantangan didepan mata.
Pola makan yang diatur akan membuat tubuh lebih segar. Lain ceritanya, ketika muda segalanya dapat dimakan. Ketika sudah tua pantangan sudah nyata. Karena tubuh sudah tidak tahan terhadap makanan tertentu. Bahkan makan melebihi batas menjadi pemicu, datangnya berbagai penyakit yang akan melemahkan kondisi tubuh. Terlebih lagi ditambah dengan pikiran-pikiran negatif dan buruk akan menambah manusia cepat tutup usia. wassalam.

Sabtu, 21 Juli 2012

kesempatan

terimaksih ya Allah, Kau berikan waktu untuk bersempat membuat blog lagi, diawal ramadahan ini. semoga berkah! 1433 H