Senin, 25 September 2023

4 golongan manusia menurut Imam l-Ghazali.

 

 4 golongan manusia menurut Imam l-Ghazali. 

1.      Rojulun Yadri wa Yadri Annahu Yadri

{ Seseorang yang Tahu (berilmu), dan dia Tahu kalau dirinya Tahu}

Orang ini bisa disebut ‘Alim = Mengetahui.  yang harus kita lakukan adalah Mengikutinya. Apalagi kalau kita masih termasuk dalam golongan orang yang awam . yang masih butuh banyak diajari . maka sudah seharusnya kita mencari orang yang seperti ini, duduk bersama dengannya akan menjadi pengobat hati.

“Ini adalah jenis manusia yang paling baik. Jenis manusia yang memiliki kemapanan ilmu, dan dia tahu kalau dirinya itu berilmu, maka ia menggunakan ilmunya. Ia berusaha semaksimal mungkin agar ilmunya benar-benar bermanfaat bagi dirinya, orang sekitarnya, dan bahkan bagi seluruh umat manusia. Manusia jenis ini adalah manusia unggul. Manusia yang sukses dunia dan akhirat,”

2.      Rojulun Yadri wa Laa Yadri Annahu Yadri

{ Seseorang yang Tahu (berilmu), tapi dia Tidak Tahu kalau dirinya Tahu}

Untuk type ini, bolehlah kita sebut dia seumpama orang yang tengah Tertidur sikap kita kepadanya Bangunkan dia Manusia yang memiliki ilmu dan kecakapan, tapi dia tidak pernah menyadari kalau dirinya memiliki ilmu dan kecakapan.

Manusia jenis ini sering kita jumpai di sekeliling kita. Terkadang kita menemukan orang yang sebenarnya memiliki potensi yang luar biasa, tapi ia tidak tahu kalau memiliki potensi. Karena keberadaan dia seakan gak berguna, selama dia belum bangun manusia ini sukses di dunia tapi rugi di akhirat.

 

3.      Rojulun Laa Yadri wa Yadri Annahu Laa Yadri

{ Seseorang yang Tidak tahu (tidak atau belum berilmu), tapi dia Tahu alias sadar diri kalau dia Tidak Tahu}

Menurut Imam Ghazali, jenis manusia ini masih tergolong baik.

Sebab, ini jenis manusia yang bisa menyadari kekurangannnya. Ia bisa mengintropeksi dirinya dan bisa menempatkan dirinya di tempat yang sepantasnya.

 Karena dia tahu dirinya tidak berilmu, maka dia belajar. Dengan belajar itu, sangat diharapkan suatu saat dia bisa berilmu dan tahu kalau dirinya berilmu. Manusia seperti ini sengsara di dunia tapi bahagia di akhirat.

 

4.      Rojulun Laa Yadri wa Laa Yadri Annahu Laa Yadri

{ Seseorang yang Tidak Tahu (tidak berilmu), dan dia Tidak Tahu kalau dirinya Tidak Tahu}

 Dan menurut Imam Ghazali, inilah adalah jenis manusia yang paling buruk. Ini jenis manusia yang selalu merasa mengerti, selalu merasa tahu, selalu merasa memiliki ilmu, padahal ia tidak tahu apa-apa

Repotnya manusia jenis seperti ini susah disadarkan, kalau diingatkan ia akan membantah sebaba ia merasa tahu atau merasa lebih tahu. Jenis manusia seperti ini, paling susah dicari kebaikannya. “manusia yang tidak sukses di dunia, juga merugi di akhirat, untuk itu mari kita intropeksi diri masing-masing, di kelompak manakah kita berada,”

 

 

Selasa, 12 September 2023

MC manten versi Bahasa Indonesia

 

Alhamdulillahi rabbil ’aalamiin,

wash-sholaatu wassalaamu ‘ala asyrofil anbiyaa-i walmursaliin, wa’alaa alihi washohbihii ajma’iin

ammaba’adu.

 

Yang terhormat keluarga mempelai laki-laki dan wanita

Yang kami hormati bp  Dukuh , RT dan tokoh masyarakat

Yang kami hormati bapak ibu tamu undangan yang berbahagia

 

Hadirin sekalian yang kami muliakan

mari bersama-sama kita memanjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena atas hidayah, berkah, serta karunianya kita bisa berkumpul, Pada pernikahan

ananda ………. PUTRA Bp. ………..

dengan ananda ……….. PUTRI Bp…………..

 

“Sholawat dan salam senantiasa tercurahkan

 kepada Nabi Muhamad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya.”

Yang telah memberikan jalan terang, jalan keteladanan

usntuk mengikuti sunah-sunah Nya.

 

Hadirin Tamu undangan yang berbahagia

Kami sampaikan bahwa AKAD NIKAD sudah terlaksana dengan baik. Pada jam 11.00 WIB di KUA ……………

 

HADIRIN TAMU UNDANGANa, perkenalkan saya pak alwan akan memandu jalannya acara harini.

Sebelum acara dimulai, kami sampaikan susunan acara yang akan kita lampui :

 

1.    Pembukaan

2.    SAMBUTAN selamat datang dari Shohibul Bait/Tuan rumah

3.    Sambutan Penyerahan, dari Pihak keluarga mempelai wanita

4.    Sambutan Penerimaan, dari Pihak keluarga mempelai laki-laki

5.    Doa Penutup

6.    Ramah tamah / istirahat makan siang

 

Doa pengantin

Bârakallâhu laka

wa bâraka 'alaika

wa jama'a bainakumâ fî khairin.

 Artinya:

Semoga Allah memberkahimu dalam suka dan duka,

dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua di dalam kebaikan.