Selasa, 20 November 2012

menempatakan kompetensi [diri]

Hidup berarti bergerak. Diam adalah mati. Pilih mana?  Paling enak adalah diam, tinggal menunggu semua siap tersedia, tapi ingat hidupnya terbatas dan hanya menerima sisa-sisa atau limbah dari yang mereka sudah tidak membutuhkan.  Bergerak, itulah ritme hidup. Semua yang hidup pasti bergerak untuk melakukan apa yang dibutuhkan atau diberikan pada yang lainnya.
Bergerak dan menggerakan [kompetensi diri]. Itulah dinamisasi makhluk (yang) hidup. Manusia sebagai makluk yang telah disempurnakan Sang Pencipta tentu punya gerakan-gerakan yang lebih dibandikan dengan makluk yang lainnya. Coba perhatikan burungpun ketika  matahari sudah mulai bersinar ditimur, mereka sudah siap-siap bergerak (pergi) untuk memenuhi hajat mencari makan keluar dari sarang. Ketika matahari sudah mulai surut, burungpun menyambutnya dengan menari dilangit berputar-putar dilangit pada sore hari, sebelum masuk sarangnya dengan perut yang yang sudah dipenuhi makanan yang mereka pilih atau sukai pada hari itu. Itulah kompetensi diri burung.
Kita sebagai manusia seharusnya menjemput rizkinya sesuai yang kita butuhkan (diinginkan dan terbaik). Hari ini mau apa, dimana, mengapa, berapa? Itu tentu tergantung kita. Asal kompetensi diri  kita mampu pasti terpenuhi. Misalkan dengan perkembangan zaman seperti ini di berikan pilihan alat komunikasi  android, black berry  teknologi,  hp nokia,  kira kira  mana yang suka. Tentu tiap orang akan menempatkan kompetensi diri  dalam memilihnya. Untuk apa kita pilih android, tapi hanya untuk telpon saja. Kita pilih black berry tapi gak pernah punya komunitas. Kita punya nokia tapi hanya buat sms, karena takut  pulsana habis untuk telpon. Ya semua memiliki  pilihan (kita memilih, karena kita hidup).
Kira –kira  untuk menunjang  kompetensi diri , apakah kita masih  senang orang datang pada kita kemudian memberikan secarik kertas tulisan tangan untuk kemudian kita disuruh memahami, atau suruh orang lain telpon untuk mengutarakan maksud, atau suruh orang lain meng Emailnya ditunjang beberapa data? Itu juga tergantung bagamana kita  MENEMPATKAN KOMPETENSI DIRI KITA.  Mau yang mudah dan murah serta lama waktunya  atau mahal tapi hemat waktu. Atau malah punya motto : ngapain dipermudah lha wong ada yang lebih sulit? Ngapai cepat-cepat lha lama aja ngak papa !
Mari kita bercermin dengan binatang yang juga punya kompetensi diri :
Manusia  makhluk sempurna, dibandingkan yang lainnya sekalipun malaikat. Kedudukanya bahkan lebih mulia dibandingkan malaikat sekalipun. Kesempurnaan  kompetensi diri manusia  terletak = kesempurnaan akal+ hati + hawa nafsu.
ôôs)s9 $uZø)n=y{ z`»|¡SM}$# þÎû Ç`|¡ômr& 5OƒÈqø)s? ÇÍÈ
4.  Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .

Dapatkah kita belajar dari kompetensi diri binatang ?
Binatang adalah makhluk Allah dengan ragam dan jenisnya, tentu  tidaklah Allah ciptakan dengan sia-sia, melainkan memiliki hikmah dari penciptaan.
tûïÏ%©!$# tbrãä.õtƒ ©!$# $VJ»uŠÏ% #YŠqãèè%ur 4n?tãur öNÎgÎ/qãZã_ tbr㍤6xÿtGtƒur Îû È,ù=yz ÏNºuq»uK¡¡9$# ÇÚöF{$#ur $uZ­/u $tB |Mø)n=yz #x»yd WxÏÜ»t/ y7oY»ysö6ß $oYÉ)sù z>#xtã Í$¨Z9$# ÇÊÒÊÈ
191.  (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.

ALLAH mengabadikan  beberapa binatang menjadi nama surat
1.       An Naml              Semut
2.       An Nahl              Lebah
3.       Al Ankabut         Laba-laba
4.       Al baqoroh         Sapi betina
5.       Al Fiil                Gajah

SEMUT :=
Tipe pekerja keras dan ulet (akan bekerja terus, sampai terpenuhinya kebutuhan)
Suka membantu dan menolong /bergotong royong sesama
Memiliki ruang temapat tinggal yg teratur (ruang ratu, ruang makan, ruang t tidur, ruang tempat buang sampah)
Gemar menabung( memenuhi tabungan makan untuk besok hari, ketika paceklik). De el el

LEBAH=
Dibagi menjadi lebah ratu, tentara dan pekerja ( manusia harus berperan sebagai fungsi)
Lebih pekerja selalu mencari makanan yang baik /selektif ( manusia harus cari rizki yg halal dan baik)
Memberi manfaat yang baik yaitu madu dan sengat /kesehatan (sebaik manusia bermanfaat bagi diri dan lainya). Coba cari lagi....

LABA-LABA=
Rumah yg paling rapuh adalah rumah laba 2 ( rumah yg tdk ditegakan dg tauhid fondasinya lemah dan rapuh)
Orang yg mencari perlindungan selain ALLAH, maka dirinya lemah dan rapuh dihadapan ALLAH).   Dan lainnya....buktikan

SAPI BETINA =
Pada umumnya sifatnya bodoh, tidak tahu baik dan buruk, tidak paham kebenaran
Tidak puas dengan apa yg ada pada dirinya, milik orang lain pun di makan /sikat
Berperilaku kotor dan jorok (tidak paham sikap hidup sehat dan bersih, maka tinggalakn sikap bodoh rakus dan jorok). Lihat masih banyak lainya...

GAJAH=
Sebagai binatang penghalang, karena tubuhnya besar
Pemalas dan banyak makan (kita tidak boleh menjadi penghalang kesuksesan dan kebenaran diri  maupun orang lain). Ayo... cari contoh lainya

Tujuan hidup manusia bukan untuk makan, melaikan makan untuk hidup.
Manusia hidup adalah dinamis. Dinamis menyesuaikan zaman.
Menyesuaikan zaman = menempatkan KOMPETENSI DIRI





Tidak ada komentar:

Posting Komentar