Senin, 24 September 2012

evaluasi kompetensi

Ssetiap manusia sudah dibekali oleh ALLAH dengan berbagai kesempurnaan yang ada, Tinggal bagaimana memanfaatkan dan mengembangkannya untuk kehidupan diri dan orang lain. Kesempurnaan secara kognitif, psikomotorik dan afektif menjadi dambaan untuk dapat tampil prima. Orang dapat mengembangkan potensi dirinya secara  otodidak, otodadak atau tersistim dengan pelatihan.
Otodidak, ada orang dengan kemampuan membaca kelemahan dirinya, dengan menutupnya belajar sesuai keinginan dirinya. Otodadak, yaitu orang yang punya kemampuan dapat menyelesaikan ketika dipaksa /didadak menyelesaikan kerjaannya. Orang mengikuti pelahitan yang tersistem karena ingin menguasai kompetensi yang sudah ditetapkan.
Secara garis besar evaluasi kompetensi dapat melalui muhasabah dan watawa shoubil haq. Muhasabah dengan selalu menyadari diri dengan kekurangan yang ada, dari kekurangan itu kemudian berusaha untuk mengurangi atau menghilangkan kelemahan dengan cara belajar dan belajar , sehingga dirinya jadi kompeten. Yang kedua dengan cara di nasihati / menasihati (berwasiat dalam kebenaran). Orang dapat bekerja karena dinasihati atau ditagih kerjaanya oleh orang lain, Dapat pula dikatakan dapat menyelesaikan kerjaanya dengan cambukan yang diberikan orang lain, yang bertujuan untuk mensejajarkan kompetensinya.Ppaling ideal memang setiap orang punya kompetensi secara kognitif, psikomotorik dan afektif. inilah manusia paripurna. insan kamil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar