Bulan romadhon telah berakhir. hiruk pikuk yang mendukung kegiatan romadhon sudah tidak ada lagi. Masjid yang ramai dengan kegiatan buka puasa, sholat tarawih atau jamaah shubuh, kelihatan biasa saja. namaun ada beberapa orang yang tetap mempertahankan nuansa romadhan dalam dirinya masing masing. menikmati hidup dengan selalu merasakan nuansa romadhon, untuk mempertahankan ibadahnya, meskipun kwantitasnya sudah agak berkurang.
sebenartnya kompetensi ketaqwaan apa yang di raih selama kita telah menjalankan puasa romadhon? Tiap orang pasti mempunyai sudut pandang yang berbeda dengan apa yang dirasakan dalam ritme kehidupannya. Mungkin ada tiga kelompok ketaqwaan yang mungkin harus kita jaga dalam kehidupan ini.
Yang pertama ketaqwaan secara personal, dimana kita secara pribadi selalu menjaga kontak kita dengan Allah, yakni selalu menjalankan perintah dan menjauhi apa yang dilarang. Ini seabgian orang mudah untuk senatiasa bercengkrama dengan Tuhan untuk selalu berkomunikasi dengan ibadah, sebagai bukti cinta dan pengabdiannya pada sang Kholik.
Yang kedua yaitu ketaqwaan secara sosial, dimana kita sebagai manusia takkan terpisahkan dengan lingkungan yang kita tempati. Berbagai tantangan ataupun permasalahan yang ada disekitar lingkungan rumah tinggal kita menjadai tanggung jawab kita, sebagai tanggap untuk peduli. Apa yang bermanfaat dimasyarakat seharusnya itu yang kita kembangkan entah itu apapun kemampuan yang dimliki dari masing masing individu itu.
Yang ketiga yaitu ketaqwaan secara profesi. Entah itu apapun pekerjaan kita, sudah seharusnya kita menjalaninya, atau mengerjakannya sesuai standar yang ada.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar