Minggu, 03 Januari 2016

smart..


SMARTphone FOR SMARTPEOPLE
Tombol tombol kehidupan mulai berjalan. Dari satu papan qwerty..yang smart.
Mulai dengan berbagai energy positif. Diawali dengan cinta, meskipun bukan kasmaran. Cinta untuk mendidik dan membimbing anak. Setiap hari berbagai  masalah datang, dengan paket penyelesaiannya. Namun dalam pandangan lain masalah hadir dengan teman-temannya.  Tidak ada kata lain masalah, harus dihadapai.

Mausia dapat bertahan , meskipun tanpa makanan selama tiga hari. Namun manusia tidak dapat bertahan, tanpa harapan…. Dalam hidup ini seharusnya Setiap waktu memintal benang-benang harapan, Meskipun banyak masalah, agar Untuk berkembang. Membangun keluarga yang hebat

AYAH IBU SMART
KELUARGA KUAT
SEKOLAH HEBAT
NEGARA DAHSYAT

Kebanyakan yang ambil rapot, adalah ibu ibu, mungkin ibu-ibulah yang banyak waktu, katanya.  Ketika apa yang terjadi pada anaknya… Kalau baik yang bilang tentu siapa dulu bapaknya, kalau anak jadi masalah yang disalahkan ibu ibu. Jadi kasihan sama ibu ibu ni. Parenting,   adalah milik ibu-ibu dan bapak bapak.. Ayah ibu yang smart yaitu  ayah ibu yang dapat memahami kondisi kepribadian anaknya.. Semua permasalahan  yang ada pada anak, berakar pada ayah ibunya. Kadang kita masih tergagap-gagap dalam menghadapi anaknya.

Umar Bin Khotob :
“didiklah anak-anakmu sesuai zamannya, karena mereka akan hidup dizaman yang berbeda denganmu “

Ya Allah
Ampuni akau ya Allah, sayangi aku, cukupkan akau, angkatlah derajatku, berilah aku rizki, berilah aku petunjuk, sehatkan aku, maafkan aku.

Yang menjadi titik tolak dalam hidup adalah berilah aku petunjuk. Seharusnya kita harus bersyukur terhadap apa yang sudah ada. Apapun profesinaya untuk dibanggakan. Bisa menjadi orang tua adalah karunia, Tapi  menjadi orang tua yang baik adalah sebuah pilihan…..

NO ONE CAN MOTIVATE YOU
IF YOU ARE NOT WILLING TO DO YOURSELF.

SATUvSATUNYA YANG BERTANGGUNG JAWAB MENJAGA SEMANGAT, ADALAH DIRI KITA SENDIRI

Identifikias.. masalah… mis. Terlambat, kurang semangat.. Sesungguhnya masalah utamanya ada pada DIRI SENDIRI. Satu telunjuk menujuk orang lain, dan  yang keempat pada diri kita. Kita dapat mengatasi masalah, dimulai dari individual, family, community/culture, society dan global. Seseorang yang terus mengeluh dan tidak pergi dari tempat dimana berkeluh kesah, hal ini seperti orang yang meludah disumur dan diminum sendiri.
Kita harus melakukan tindakan dan perubahan, untuk kebaikan .
Kita adalah bagian dari agen perubahan, sebagai gurunya Peradaban. Jika ingin menyelamtakan orang lain, maka kita harus bisa dulu menyelematkan diri sendiri. Berhenti berharap pada orang lain Akan sempurna, segeralah menyempurnakan kemampuan diri.  Tidak mungkin punya anak-anak yang hebat, kalau orangtuaya tidak hebat, tidak mungkin punya anak anak yang luar biasa kalau orang tuanya tidak luar biasa

Ingat ketika  naik peaswat. Apa yang disampaikan pramugari….kita akan terbang menuju ke Jakarta. Pesawat dengan ketinggian 2000 kaki. Jika terjadi tekanan tinggi, maka masker oksigen akan  keluar dari atas. Jika terjadi pendaratan darutat silahkan ambil pelampung dibawah kursi. Tidak dibolehkankan bapak ibu menolong anak bapak ibu, sebelum bapak ibu memakai pelampung sendiri. Kita dapat menyelamatkan diri kita, jika kita sendiri posisi dalam selamat.

Jika kita sedang tertawa,
Sebetulnya mentertawakan anak kita sendiri
Dulu ketika beli alat alat eloktronik, ada panduannya
Ketika anak anak lahir, adakah  buku panduan yang menyertainya ?
Kita lupa bahwa, buku panduan dalam mendidik anak anak kita berada dalam al quran dan hadits. Wahai manusia masuklah dalah islam secara kaffah. ..
QS. Al baqoroh  286 = Allah tidak akan memberi cobaan pada manusia, kecuali sesuai dengan kemampuannya.

Presepsi terhadap adanya anak. Sebagai karunia (syukur) atau beban (masalah). Jika anak sebagai karunia, anak akan menjadi ladang melatih kesabaran, keiklhasan. Jika anak menjadi sumber masalah, maka akan jadi beban.
Semboyan kita dalam mendampingi anak anak kita = excelent service,  everytime, every where !!!!
Pelayanan dibidang keuangan lebih unggul, dari pada bidang kesehatan dan pendidikan. Dilayanan perbangkan akan disambut dengan senyum dan keramahan, untuk memberikan hal yang terbaik. Bagaimana tempat lain…

Tampil prima cantik dan ganteng.
Tantangan bagi guru: guru sebagai pribadi, sebagai professional.
Disaat kita lelah untuk memberikan yang terbaik, ingatlah bahwa diluar sana banyak sekali orang yang bersedia mengganti.

Pendampingan remaja=
Remaja bagaikan angin dan badai. Kadang kadang tenang, angin kencang berhembus dengan kuat, bagaikan grafik naik turun, hormon seksualitas sendang berkembang, hal ini didukung lingkungan nya. Siapa gurunya ? Gurunya adalah temanya.  Teman adalah orang yang paling berpengaruh. Orangtua harus mengupdate ilmu dan melakukan komunikasi dua arah.

“ aku ingin didengarkan, bukan melulu dibicarakan”. Hal ini juga dipengaruhi. Ditingkat ekonomi bawah kalau tidak otoriter dan permisif. Permisih selalu mengijinkan keinginan anak, jika otoriter pokoke, harus, kalau tidak begini. Yang paling baik  adalah model demokratis.

Sudahkan kita memberikan telinga, untuk mendengarkan cerita anak-anak kita. !
Kebutuhan anak-anak =
Diengarkan, dicintai disentuh  (loving & touching ) dan harga diri.
Ketika anak-anak disuruh seperti orang lain, hari ini seperti ini, hari besok seperti itu.  Sehingga bingung, karena dibeda-bedakan. Tidak ada anak yang suka disbanding-bandingkan.

Positive styly
1.      Thingking
2.      Feeling
3.      speaking
4.      Acting

Mari kita cintai anak-anai kita apa adanya, bukan karena ada apanya………………………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar