Pembentukan pengetahuan
Ujian nasional bukan sekedar uji
pengetahuan, tapi harus siap secara mental untuk di uji siapa saja. Yaitu dengan
proses internalisasi melalui interaksi sosial antar siswa dan guru. Struktur mental
dibangun melalui asimilasi atau akomodasi secara individual. Apabila siswa
dapat menguasai pokok bidang ilmu seperti matematika (numerik)
(membangun kekuatan numerik, bberapa sekolah melakukan matrikulasi untuk
membangun kompetensi numeric), ilmu alam (logika) sebagai basis
pengetahuan alam, dipelajari untuk menjaga alam. Dengan melihat tanda-tanda
yang telah diberikan alam. Misalnya arah dumalam hari dengan melihat bintang
dilangit. Ilmu sosial (bahasa) terutama ilmu-ilmuu yang berkaitan dengan
komunikasi, yaitu bagaimana anak dapat berbahasa. Dari semua ilmu itu akan
mempunyai tujuan dan dampak, sehingga disusunlah intruksional. Terdiri sintaksi,
sistem sosial, prinsisp reaksi dan sistem pendukung. Kemudian dapatb dibawa
keskolahan deng berbagai model pembelajaran. Untuk mendukung hal tersebuat Guru
harus menguasai landasan teoritik,
dampak intruksional dan pengiring, perilaku mengajar guru, lingkungan
belajar.
Perilaku mengajar guru : toleransi terhadap
keberagaman, merancang masalah autentik, Memberi scafholdinng, fasilitator,
motivator mediator pemecahan masalah, mendoroang kelompok beajar berbasis
inquiri.
Lingkungan belajar : flexibel, demokrasi,
sumber belajar memadai, fasilitas yang cukup memadai
PENDEKATAN SAINTIFIK
Perinsip-prinya :
1.
Pembelajran berpusat pada
siswa
2.
Pembelajran membentuk student
self concept
3.
Menghindari verbalisme
4.
Memberi kesempatan
5.
Meningkatkan motivasi
belajar siswa dan motivasi mengajar guru
6.
Melatih kemampuan dalam
komunikasi
7.
Adanya validasi terhadap
konsep, hukum dan konsep yang dikontruksi siswa dalam struktur konitif
Learning : Metode ,Model dan strategi
Model pembelajaran : PBL, PJ BL DBL
Langkah-langkah: mengamati,menanya, menalar,
mencoba dan membentuk jejaring (aktivitas ilmiah)
Lima pemgalaman belajar :
1.
Mengamati > membaca,
mendengar, menyimak, melihat (pakai atau tanpaalat)
2.
Menanya > menanya apa yag tidak mengerti dari
yang diamati
3.
Mengumpulkan informasi >melakukan
eksperimen, membaca sumber lainselain buku teks, mengamati objek /kejadian,
aktivitas, wawancara dengan nara sumber.
4.
Mengasosiasi > mengolah
informasi , didasarkan mencari solusi dari berbagai pendapat
5.
Mengkomunikasikan >
menyaipkan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan analisis secara tulisan
maupun lisan.
TEKNIK PENILAIAN
Penilian proses
Penilaian prodeuk
Penilaian sikap

Tidak ada komentar:
Posting Komentar